Kisah Umar bin Khattab Dibunuh Saat Jadi Imam Sholat Subuh

Hits: 9

*Meninggal dalam keadaan sholat / beribadah, apalagi meninggalnya karena dibunuh oleh orang lain, maka orang tersebut mati dalam keadaan syahid.*

Peristiwa penembakan yang dilakukan teroris terhadap jemaah sholat Jumat di Selandia Baru meninggalkan duka yang amat mendalam, khususnya bagi umat Islam di seluruh dunia. Mereka yang tewas dalam insiden ini dianggap syuhada karena mereka meninggal saat dalam keadaan sholat.

Tragedi ini mengingatkan kita pada peristiwa dibunuhnya khalifah kedua Umar bin Khattab oleh seorang budak Persia. Saat itu Umar tengah mejadi imam sholat subuh sebelum akhirnya budak Persia itu menikam Umar dari belakang hingga beliau terluka sangat parah.

Seperti yang kita ketahui, Umar bin Khattab adalah salah satu sahabat Nabi yang sangat ditakuti oleh kaum Quraisy pada masa awal perkembangan Islam di Mekkah. Beliau memiliki perawakan tinggi, fisik yang kuat dan jago bertarung. Oleh karena itu Umar begitu ditakuti oleh kaum kafir.

Setelah khalifah pertama Abu Bakar Ash-Shiddiq wafat sekitar tahun 634 M, Umar bin Khattab dipilih untuk menggantikan Abu Bakar sebagai khalifah kedua. Setelah jadi khalifah, Umar dijuluki Amirul Mu’miniin yang artinya pemimpin orang-orang muslim.

Di masa kepemimpinan Umar, umat Islam berhasil menaklukan kekaisaran terbesar di dunia, yakni Romawi dan Persia. Padahal jumlah pasukan Islam tak sebanyak pasukan Romawi dan Persia. Dari persenjataan dan perlengkapan pun jauh berbeda. Namun sesuai janji Allah, Romawi dan Persia berhasil ditaklukan oleh umat Islam.

Kalahnya Romawi dan Persia membuat Islam semakin menyebar luas hingga mencapai, Mesir, Syria, Palestina, Afrika dan masih banyak daerah lainnya yang berada di bawah kekuasaan Islam. Pada saat itu, Islam benar-benar berjaya.

Meskipun Islam sangat berkuasa, tetap saja Umar sebagai pemimpinnya selalu menunjukkan sikap rendah hati. Beliau sangat disegani rakyatnya karena sangat baik hati, tapi di sisi lain beliau juga sangat tegas pada orang-orang yang berani melanggar aturan Allah.

Umar juga selalu menghormati tamu-tamunya, meskipun tamunya itu adalah musuh Islam. Oleh karena itu Umar sangat disegani oleh pemimpin lain. Bagaimana bisa sang penakluk yang memimpin pasukan paling berani, memiliki sifat yang baik hati dan hidup sederhana seperti ini. Begitulah yang dikatakan pemimpin dari negeri lain.

Namun sebaik apapun Umar, tetap saja ada orang yang membencinya dan bahkan ingin membunuhnya.

Dalam ibadah haji terkahirnya, tepatnya pada bulan Dzul Hijjah tahun 23 Hijriah, Umar pernah berdoa bahwa ia ingin diwafatkan dalam keadaan syahid. Allah pun mengabulkan doa Umar.

Suatu ketika, Umar tengah menjadi imam sholat subuh. Saat takbir pertama dan sedang membaca ayat Al-Quran, tiba-tiba seseorang menikamnya dari belakang.

Dalam sebuah riwayat Ibnu Abbas, mengisahkan, “Umar ditikam di pagi hari. Yang menikamnya adalah Abu Lu’lu’ah, budak dari Mughirah bin Syu’bah RA.”

Abu Lu’lu’ah adalah seorang pria asal Persia dan dia merupakan seorang majusi. Dia diduga memiliki dendam pada Umur karena telah menaklukan Persia, sehingga ia berhasrat untuk membunuh Umar.

Setelah menusuk Umar dari belakang, Abu Lu’lu’ah kemudian bunuh diri karena ia tak mau dibunuh oleh kaum Muslim. Sementara Umar sempat pingsan dulu dan dia sempat menyampaikan beberapa pesan wasiat kepada para sahabatnya. Tak lama kemudian beliau meninggal.

http://share.babe.news/s/mYejsjY

Lebih Utama Mana Leadership vs Strategic Thinking

Hits: 17

*Lebih Penting mana Antara Kemampuan Leadership vs Strategic Thinking?*

Sambil santai didalam perjalanan menuju mBandung… 🙂

Melanjutkan di 2 posting sebelumnya ttg analisa tentang paslon Pilpres 01 dan 02 dari sudut Pandang Kemampuan Leadership & Strategic :

*Leadership*

Analisa Netral 2 : Gaya Kepemimpinan Paslon 01 & 02 di Pilpres 2019 – Leadership based

*Strategic Thinking*

Analisa Netral 1 : Pilpres 2019 Dari sudut Pandang mantan Atlit – Strategic based

Yuk kita mulai analisanya ttg Lebih penting mana Antara Kemampuan Leadership vs Strategic Thinking

Sebelumnya perlu dijelaskan dulu definisi Leadership Dan Strategic Thinking ini :

*Leadership :* artinya Kepemimpinan.

Bukan Pimpinan dan bukan Pemimpin. Kata dasarnya mmg Pemimpin (Leader), lalu berkembang menjadi suatu ilmu memimpin yg bernama ilmu kepemimpinan (Leadership).

Kalau Pimpinan, adalah seseorang yg menjadi Pemimpin karena jabatannya.

Namun Sebenarnya setiap orang adalah Pemimpin. Dan Kalau tidak punya Tim / anak Buah, maka setidaknya sudah memimpin utk diri sendiri.

*Strategic Thinking :* Kemampuan dari Hulu ke hilir, yaitu dimulai dari Kemampuan Analisa, mengolah data, menemukan parameter2, variabel2, menemukan korelasi, menemukan pattern, dan keyword2 nya.

Tujuan Strategic Thinking ini utamanya hanya 2 : Mencapai sesuatu yg menjadi target, atau Solving Problem.

Kemudian jika sy analogikan seperti suatu perusahaan, maka Kemampuan yg diperlukan dari yg sifatnya basic adalah sbb :

-Knowledge & Skill
-Managerial Skill
-Strategic & Leadership

Nah, Jika seseorang mulai bekerja di suatu perusahaan dari posisi / level paling bawah, maka wajib memiliki yg namanya knowledge dan Skill, karena kedua hal ini adalah rempah2nya Competency . Knowledge yg terasah dengan baik menghasilkan suatu skill.

Kemudian, kompetensi yang diisi dengan knowledge + skill, maka Hasilnya adalah capability.

Kompetensi + (KNOWlede + Skill) = Capability

Kompetensi adalah kemampuan basic seseorang, seperti leadership. Sedangkan kapability adalah kemampuan seseorang agar bisa mengerjakan suatu pekerjaan dengan baik.

Selanjutnya, jika semakin naik posisi didalam perusahaan, maka namanya Manager atau General Manager. Iya, dalam posisi setingkat ini diperlukan kemampuan managerial, sebagian juga analisa dan strategic.

Dan utk posisi tertinggi didalam suatu perusahaan seperti level Direksi / Direktur, maka kemampuan leadership lah yg menjadi parameter Utama. Selanjutnya Kemampuan strategic. Sedangkan Kemampuan lainnya seperti managerial Dan skill tidak akan banyak digunakan lagi.

Jadi, lebih utama mana antara kemampuan leadership atau strategic?

Tentu jawabannya adalah kemampuan leadership yg Lebih utama. Sebab, seseorang yang punya kemampuan leadership mumpuni, biasanya juga mampu sebagai strategic Thinker.

Namun tidak selalu demikian Sebaliknya. Sebab, strategic Thinking ini lebih dominan otak kiri yg sifatnya tasks, data, analisa, fakta.

Sedangkan Leadership Lebih banyak dominan otak kanan yg sifatnya people, empathy, Simpati, intuisi, visi, impulse, dsb yg sifatnya tidak data oriented.

Selain itu, didalam Islam juga disebutkan bahwa setiap bayi manusia yg lahir, adalah menjadi Pemimpin (Bukan Strategic Thinker).

Yaitu minimal menjadi pemimpin diri sendiri utk mengalahkan hawa nafsu yg ada didalam diri sendiri.

Sebab, jika sudah mampu memimpin diri sendiri.. maka lebih mudah utk memimpin orang lain.

Dengan demikian, jika disimpulkan dari 2 postingan sy sebelumnya ttg Kemampuan Leadership & Strategic Thinker dari kedua Paslon 01 / 02, maka Paslon yg memiliki kemampuan Leadership yg lebih baiklah yg akan memenangkan Pilpres 2019 ini. 😊

Salam,
www.emirzalandis.com

Neuralink Elon Musk Diklaim Mampu Membuat Hidup Manusia Abadi

Hits: 11

Neuralink Elon Musk Diklaim Mampu Membuat Hidup Manusia Abadi

Penemu, pebisnis, sekaligus industrialis dengan mimpi-mimpi gila Elon Musk belum lama ini sedang mengembangkan sebuah teknologi bernama Neuralink, dimana teknologi ini dapat memberikan ruang bagi manusia untuk mengupload dan mendownload otaknya pada komputer.

Neuralink memang bukan ide gila pertama Elon, nyatanya ada sederet rancangan gila yang ingin ia buat seperti roket yang dapat dipakai berulang kali, membuat jaringan wi-fi skala dunia, dan membangun jaringan tunnel bawah tanah yang dapat mengurangi kemacetan di Los Angles.

Neuralink merupakan perpaduan antara teknologi masa depan dengan operasi otak, dimana nantinya otak dan komputer dapat saling terhubung dan bekerja secara sinkron.

Neuralink Semacam Alat-alat yang Muncul dalam Film Fantasi

Kamu mungkin dapat menjadi manusia tersukses di desamu, punya mobil pajero, dan lusinan properti dengan kerja keras dan bisnis yang kamu bangun, namun bisakah kamu membuat roket yang terbang ke Mars? membuat mobil tenaga listrik yang sejajar dengan mobil konvensional? atau membuat panel surya terbesar se-Amerika? Nampaknya susah bagimu melakukan semua itu, namun berbeda dengan Elon Musk, ia melakukan semuanya dalam kurun waktu 20 tahun terakhir karir bisnisnya.

Ide tentang pembuatan Neuralink yang nampak seperti sekedar hayalan anak SD belaka ini memang sangat cocok dengan karakter dan ambisi Elon Musk untuk menyelamatkan umat manusia dari serangan A.I dimasa mendatang.

Elon memang begitu khawatir jika dimasa mendatang AI (Artifical Inttiligent) akan menguasai bumi layaknya film-film fiksi teknologi. Mungkin secara ekonomi ketakutan Elon memang telah terjadi, pasalnya banyak pekerjaan konvensional yang telah diambil alih oleh sistem robotika modern.

Elon Musk sendiri nampaknya terobsesi untuk “merubah dunia”, semangat ini hampir sama dengan Steve Jobs kala Apple menguasai industri Komputer dan Smartphone. Menyelamatkan bumi di AI dengan cara “merubah dunia” memang menjadi ciri khas Elon saat ini.

Semua Manusia Modern Saat Ini adalah Cyborg

Jika Neuralink berhasil dilaksanakan, maka umat manusia akan menjadi cyborg seutuhnya. Namun, menurut Elon, saat ini umat manusia memang telah menjadi cyborg namun pada kadar rendah. Ketika kamu bergantung pada gadget untuk menyelesaikan masalah, atau menyimpan informasi tertentu, maka kamu sebenernya merupakan seorang Cyborg dengan kadar rendah.

Jika Berhasil, Neuralink dapat Menjadikan Manusia Abadi

Neuralink diciptakan untuk menjebatani antara sistem komputer dengan otak manusia, dimana dengan mudah otak manusia dapat mengoperasikan perangkat digital dengan mudah, dan lebih gilanya, manusia dapat mengupload dan mendownload isi otak mereka dalam bentu data tentunya.

http://share.babe.news/s/MhbcvFY

Kebiasaan yg membuatmu menjadi berwibawa

Hits: 12

Winnetnews.com – Dalam hidup ini pasti kita pernah menjumpai seseorang yang dalam kesehariannya begitu disegani oleh orang-orang di sekitarnya. Selalu mendapat perlakuan baik, selalu didengar perkataannya dan mampu mempengaruhi orang-orang disekitarnya, tentu semua orang juga akan mendambakannya. Siapa sih, yang hidupnya mau diremehkan, disepelekan dan dikendalikan orang lain? tentu gak ada, kan?

Meski wibawa itu sebenarnya memang sudah bawaan sejak lahir, bonus dari Tuhan YME. Namun, ternyata juga bisa dibiasakan lho, dengan mencoba menerapkan 10 kebiasaan yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Jaga selalu penampilan

Tak dipungkiri jika penampilan masih menjadi salah satu poin yang akan dilihat dan nilai pertama kali oleh orang lain. Seseorang yang bisa merawat diri dengan baik, seperti tahu cara berpakaian sesuai pada momennya, selalu menjaga kerapian dengan tetap elegan, senantiasa menjaga aroma tubuh, bau mulut, dan lain sebagainya. Tentu akan membuat orang lain segan padamu karena kamu telah berusaha untuk memantaskan diri disetiap momen. Apalagi kalau kamu bertemu dengan orang baru, tentu kesan pertama yang kamu tunjukan akan memberi bekas tersendiri dipikirannya. Jadi selalu tunjukan kesan terbaik pada setiap orang yang akan kamu temui ya, guys.

2. Selalu perhatikan nada bicara kamu

Gaya bicara kamu juga akan menentukan bagaimana orang nantinya akan menilai dan menyimpulkan karakter kamu. Gaya bicara juga dapat mempengaruhi karisma seseorang dan cara mereka memperlakukanmu setelahnya. Selalu perhatikan intonasi kamu saat bicara. Jangan bicara dengan suara yang tinggi, nyablak, tidak bisa memilah kosakata yang baik, sehingga memberi kesan kasar dan akhirnya membuat orang akan ilfeel. Cobalah untuk melatih kemampuan dalam berbicara dengan pemilihan kata-kata yang baik dan benar, perhatikan tinggi rendah suara dan jangan sama ratakan nada bicaramu pada semua orang.

3. Saat berkomunikasi, tatap mata lawan bicara dan simak dengan baik apa yang dikatakannya

Menyimak dengan baik sambil menatap mata lawan bicara saat sedang berkomunikasi tentu akan membuat seseorang merasa dihargai karena secara tidak langsung kamu telah menunjukan sikap antusiasmu pada lawan bicara. Ini adalah point plus yang akan menjadi penilaian orang lain. Karena dengan menjadi pendengar yang baik dan tahu cara mengapresiasi buah pikir seseorang akan membuat mereka merasa dihormati dan senang berteman denganmu.

4. Perluas wawasanmu

Tentu ada daya tarik tersendiri jika kamu adalah seorang yang berwawasan. Orang akan segan pada orang yang memiliki wawasan yang luas. Tidak harus menjadi orang pintar yang selalu meraih prestasi di masa sekolahnya yang dianggap sebagai orang yang berwawasan. Namun dengan banyak belajar dari setiap pengalaman hidupmu, selalu mengevaluasi diri, banyak membaca buku serta baik dalam membangun sudut pandang dalam berkomunikasi tanpa merasa paling benar dalam menyampaikan sesuatu, maka orang akan terkesan dan segan padamu.

5. Selalu percaya diri

Rasa percaya diri yang kamu tunjukkan pada orang yang kamu temui menjadikanmu terlihat menarik dimata mereka. Dengan rasa percaya diri orang tidak akan merasa sungkan untuk sekedar mengajak ngobrol duluan dan basa-basi padamu. Karena secara tidak langsung rasa percaya diri yang kamu tampilkan itu menujukkan sikap yang bersahabat pada siapa pun.

6. Jaga etika dan sopan santun

Sikap sopan santun juga menjadi penilaian orang terhadapmu. Pastikan kamu selalu menjaga etika dan norma kesopanan pada semua orang yang kamu temui, baik itu pada orang yang lebih tua atau muda sekalipun. Karena sopan santun merupakan hal utama yang akan menjadi sumber penilaian orang padamu.

7. Murah senyum pada semua orang yang kamu temui

Senyuman yang kamu pancarkan pada setiap orang yang kamu temui dapat memberikan kesan ramah dan hangat. Selain itu orang juga akan welcome padamu. Senyuman tulus yang kamu tunjukan pada orang yang kamu temui akan mempengaruhi bagaimana orang tersebut menilai karaktermu. Jadi selalu tersenyum di mana pun kamu berada ya, guys. Eh, tapi jangan sampe kebablasan juga, ya.

8. Selalu berpikir positif

Dengan selalu berpikir positif maka aura yang kamu pancarkan juga positif, tentu ini akan memberi pengaruh pada orang-orang yang kamu jumpai. Dan yang pasti orang akan selalu merasa nyaman berada didekat orang yang selalu positif dalam hidupnya.

9. Tegas

Orang yang tegas. Termasuk berani mengambil keputusan ‘ya’ atau ‘tidak’ tanpa asal-asalan dan juga berani menyuarakan pendapat dengan baik tanpa terbawa nafsu emosionalnya akan memberi kesan tersendiri bagi orang lain. Apalagi kalau tegas untuk suatu hal yang real, jelas, terarah, dan bukan untuk membela kepentingan pribadi, maka orang akan segan dan menghormatimu.

10. Bersikap bijaksana dan bertanggung jawab

Seseorang yang selalu menunjukan sikap bijaksana dalam bertindak, baik itu bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan kecil atau besar, selalu berlaku adil pada siapa pun tanpa memandang status serta menjadi orang yang bertanggung jawab. Maka orang lain akan menghormatimu.

http://share.babe.news/s/eddNFpY